Selasa, 04 Juni 2013

Perawatan ikan Koki di Akuarium

Siapa yang tak kenal dengan ikan koki, ikan yang gendut dan lucu ini memang merupakan binatang peliharaan yang paling populer dan sangat digemari. Sebelumnya saya memelihara ikan Arwana di Akuarium saya tapi setelah arwana nya mati dan gak punya modal buat beli ikan arwana lagi, saya berfikir untuk memelihara ikan koki saja. Tanpa pikir panjang saya langsung pergi kepasar, tempat dimana banyak penjual ikan peliharaan. Setelah sampai di tempat penjual ikan hias saya tidak langsung membeli ikan.
Saya berjelajah terlebih dahulu untuk mencari toko yang murah meriah, kemudian saya membeli empat ikan koki. Berbekal modem dan sebuah laptop akhirnya saya bisa merawat ikan koki sesuai prosedur. Sedikit tips dalam tahap awal memelihara ikan koki. Pertama, untuk pencarian akuarium disesuaikan dengan keadaan dimana akuarium akan diletakan dan tentunya sesuai dengan biaya, seperti saya yang memilih akuarium ukuran 100cmx50cmx60cm karena akan diletakan diruang tamu. Kedua, pemakaian gelembung udara karena ikan koki sangat membutuhkan oksigen dalam akuarium, tapi dalam memilihnya disesuaikan jika letak akuarium dikamar usahakan membelinya yang ukuran kecil agar tidak berisik dan tidak mengganggu saat tidur. Terakhir, pencahayaan sangat penting karena kurang menarik jika tidak ada cahaya dalam akuarium. 
  • Inilah Penampakan Akuarium yang ada dirumah saya

Berikut adalah langkah-langkah untuk merawat Ikan mas Koki:
  1. Ikan koki sangat membutuhkan gelembung udara maka akuarium harus tersedia air pump (penghasil gelembung udara akuarium).
  2. Jika menggunakan berbagai hiasan akuarium atau alas (pasir atau batu-batuan) cucilah terlebih dahulu sampai benar-benar bersih dan air tidak keruh.
  3. Beri makan cukup 1x sehari dan jangan terlalu banyak (tergantung jumlah ikan yang dimiliki) agar ikan lebih agresif.
  4. Kuras air akuarium sekitar satu bulan sekali (tergantung berapa lama air dapat bertahan)
  5. Pada saat menguras akuarium sebelum dibuang ambil dahulu sekitar satu gayung air yang ada di akuarium. Lalu ambil ikan koki menggunakan jaring atau jala (jangan pakai tangan).
  6. Letakkan ikan di air akuarium yang sudah diambil dalam gayung, kemudian bersihkan akuarium bisa dengan sikat atau spon pembersih.
  7. Jika sudah, isi kembali akuarium dengan air baru, kemudian masukkan ikan koki bersama dengan air yang masih ada di gayung tadi. Hal ini untuk mencegah ikan koki stress dan supaya bisa cepat adaptasi lagi.
  8. Ulangi langkah-langkah diatas secara berkala dan rutin.

Perawatan ikan Koki di Akuarium

Siapa yang tak kenal dengan ikan koki, ikan yang gendut dan lucu ini memang merupakan binatang peliharaan yang paling populer dan sangat digemari. Sebelumnya saya memelihara ikan Arwana di Akuarium saya tapi setelah arwana nya mati dan gak punya modal buat beli ikan arwana lagi, saya berfikir untuk memelihara ikan koki saja. Tanpa pikir panjang saya langsung pergi kepasar, tempat dimana banyak penjual ikan peliharaan. Setelah sampai di tempat penjual ikan hias saya tidak langsung membeli ikan.
Saya berjelajah terlebih dahulu untuk mencari toko yang murah meriah, kemudian saya membeli empat ikan koki. Berbekal modem dan sebuah laptop akhirnya saya bisa merawat ikan koki sesuai prosedur. Sedikit tips dalam tahap awal memelihara ikan koki. Pertama, untuk pencarian akuarium disesuaikan dengan keadaan dimana akuarium akan diletakan dan tentunya sesuai dengan biaya, seperti saya yang memilih akuarium ukuran 100cmx50cmx60cm karena akan diletakan diruang tamu. Kedua, pemakaian gelembung udara karena ikan koki sangat membutuhkan oksigen dalam akuarium, tapi dalam memilihnya disesuaikan jika letak akuarium dikamar usahakan membelinya yang ukuran kecil agar tidak berisik dan tidak mengganggu saat tidur. Terakhir, pencahayaan sangat penting karena kurang menarik jika tidak ada cahaya dalam akuarium. 
  • Inilah Penampakan Akuarium yang ada dirumah saya

Berikut adalah langkah-langkah untuk merawat Ikan mas Koki:
  1. Ikan koki sangat membutuhkan gelembung udara maka akuarium harus tersedia air pump (penghasil gelembung udara akuarium).
  2. Jika menggunakan berbagai hiasan akuarium atau alas (pasir atau batu-batuan) cucilah terlebih dahulu sampai benar-benar bersih dan air tidak keruh.
  3. Beri makan cukup 1x sehari dan jangan terlalu banyak (tergantung jumlah ikan yang dimiliki) agar ikan lebih agresif.
  4. Kuras air akuarium sekitar satu bulan sekali (tergantung berapa lama air dapat bertahan)
  5. Pada saat menguras akuarium sebelum dibuang ambil dahulu sekitar satu gayung air yang ada di akuarium. Lalu ambil ikan koki menggunakan jaring atau jala (jangan pakai tangan).
  6. Letakkan ikan di air akuarium yang sudah diambil dalam gayung, kemudian bersihkan akuarium bisa dengan sikat atau spon pembersih.
  7. Jika sudah, isi kembali akuarium dengan air baru, kemudian masukkan ikan koki bersama dengan air yang masih ada di gayung tadi. Hal ini untuk mencegah ikan koki stress dan supaya bisa cepat adaptasi lagi.
  8. Ulangi langkah-langkah diatas secara berkala dan rutin.

Perawatan ikan Koki di Akuarium

Siapa yang tak kenal dengan ikan koki, ikan yang gendut dan lucu ini memang merupakan binatang peliharaan yang paling populer dan sangat digemari. Sebelumnya saya memelihara ikan Arwana di Akuarium saya tapi setelah arwana nya mati dan gak punya modal buat beli ikan arwana lagi, saya berfikir untuk memelihara ikan koki saja. Tanpa pikir panjang saya langsung pergi kepasar, tempat dimana banyak penjual ikan peliharaan. Setelah sampai di tempat penjual ikan hias saya tidak langsung membeli ikan.
Saya berjelajah terlebih dahulu untuk mencari toko yang murah meriah, kemudian saya membeli empat ikan koki. Berbekal modem dan sebuah laptop akhirnya saya bisa merawat ikan koki sesuai prosedur. Sedikit tips dalam tahap awal memelihara ikan koki. Pertama, untuk pencarian akuarium disesuaikan dengan keadaan dimana akuarium akan diletakan dan tentunya sesuai dengan biaya, seperti saya yang memilih akuarium ukuran 100cmx50cmx60cm karena akan diletakan diruang tamu. Kedua, pemakaian gelembung udara karena ikan koki sangat membutuhkan oksigen dalam akuarium, tapi dalam memilihnya disesuaikan jika letak akuarium dikamar usahakan membelinya yang ukuran kecil agar tidak berisik dan tidak mengganggu saat tidur. Terakhir, pencahayaan sangat penting karena kurang menarik jika tidak ada cahaya dalam akuarium. 
  • Inilah Penampakan Akuarium yang ada dirumah saya

Berikut adalah langkah-langkah untuk merawat Ikan mas Koki:
  1. Ikan koki sangat membutuhkan gelembung udara maka akuarium harus tersedia air pump (penghasil gelembung udara akuarium).
  2. Jika menggunakan berbagai hiasan akuarium atau alas (pasir atau batu-batuan) cucilah terlebih dahulu sampai benar-benar bersih dan air tidak keruh.
  3. Beri makan cukup 1x sehari dan jangan terlalu banyak (tergantung jumlah ikan yang dimiliki) agar ikan lebih agresif.
  4. Kuras air akuarium sekitar satu bulan sekali (tergantung berapa lama air dapat bertahan)
  5. Pada saat menguras akuarium sebelum dibuang ambil dahulu sekitar satu gayung air yang ada di akuarium. Lalu ambil ikan koki menggunakan jaring atau jala (jangan pakai tangan).
  6. Letakkan ikan di air akuarium yang sudah diambil dalam gayung, kemudian bersihkan akuarium bisa dengan sikat atau spon pembersih.
  7. Jika sudah, isi kembali akuarium dengan air baru, kemudian masukkan ikan koki bersama dengan air yang masih ada di gayung tadi. Hal ini untuk mencegah ikan koki stress dan supaya bisa cepat adaptasi lagi.
  8. Ulangi langkah-langkah diatas secara berkala dan rutin.

Tips Menjaga Kesehatan Akuarium




Memperhatikan ikan dan hewan air di dalam akuarium merupakan keasyikan tersendiri. Untuk mendapatkan pengalaman yang mengasyikkan saat memandang penghuni akuarium dan kehidupannya, Anda harus memastikan akuarium Anda dalam keadaan bersih dan terawat. Berikut kami berikan beberapa tips merawat akuarium Anda dengan cara yang jauh lebih mudah dan relatif murah.


PEMBERSIHAN LUMUT
Bila Anda memiliki akuarium air tawar, Anda dapat memelihara ikan atau hewan yang dapat membantu membersihkan kotoran dan lumut dalam akuarium. Anda juga dapat mencari di toko ikan langganan Anda untuk jenis hewan air lainnya yang dapat membantu mengurangi dan membersihkan akuarium Anda.

Untuk menjaga air akuarium tidak terlalu cepat keruh, gunakan filter akuarium yang benar-benar dapat menyaring kotoran dalam akuarium. Filter minimal yang Anda harus miliki adalah filter yang dapat menyedot air akuarium dan melalukannya ke kapas filter untuk kemudian air yang telah melewati kapas filter dijatuhkan lagi ke dalam akuarium. Anda juga dapat memasukkan sepotong arang ke dalam akuarium Anda untuk membantu menjaga kualitas air akuarium Anda. Jangan buang begitu saja air akuarium Anda. Anda dapat menggunakannya untuk menyiram tanaman. 

Cara Merawat Aquarium
Perawatan rutin akuarium tentu saja akan bervariasi, tergantung pada sistem yang digunakan, penghuni yang diperlihara dll. Oleh karena itu, perawatan harus selalu disesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan tersebut. 


Berikut hanyalah beberapa panduan umum dasar dalam perawatan akuarium secara rutin.
Perawatan Harian :
  1. Beri makan ikan setidaknya 2 kali sehari, terutama apabila ikan-ikan tersebut tergolong pada ikan yang memerlukan energi tinggi. Sesuaikan pemberian pakan untuk ikan lain, dan invertebrata.
  2. Periksa kesehatan penghuni akuarium. Pindahkan dan rawat ikan yang tampak sakit ke dalam akuarium karantina.
  3. Periksa apakah terdapat tanda-tanda ikan akan memijah, tempatkan ikan tersebut pada tempat pemijahan yang sesuai. Apabila ditemukan burayak pindahkan segera burayak tersebut ke tempat lain.
  4. Periksa temperatur akuarium
  5. Periksa kesehatan jenis-jenis ikan malam pada malam hari dan berikan pakan ikan tersebut sesaat sebelum atau setelah lampu dimatikan.
  6. Matikan lampu akurium sesaat sebelum lampu ruangan dimatikan atau sebelum cahaya alam menjadi gelap

Perawatan Mingguan
  1. Puasakan ikan selama satu hari (jangan lakukan hal ini pada ikan yang sedang/akan memijah atau pada burayak dan anak-anak ikan)
  2. Periksa heater, termostat. Cermati apakah ada atau tidak tanda kerusakan
  3. Periksa pH, kesadahan, kadar garam (untuk akuarium laut), kadar amonia dan nitrit. Lakukan koreksi apabila dijumpai parameter yang menyimpang secara perlahan-lahan
  4. Periksa cadangan pakan ikan, filter, dan peralatan lainnya 

Perawatan Dua Mingguan
  1. Matikan aerasi (jangan lakukan untuk akuarium laut)
  2. Secara perlahan aduk permukan lapisan pasir/gravel pada akuarium anda
  3. Bersihkan algae pada kaca
  4. Biarkan kotoran dari kaca dan permukaan lapisan pasir yang diganggu tadi mengendap
  5. Siphon kotoran bersama dengan sekitar 25 persen air akuarium
  6. Ganti air tersebut dengan air yang telah diendapkan sebelumnya, usahakan agar pH, kesadahan, dan temperatur air tambahan ini sama dengan air akuarium
  7. Nyalakan kembali aerasi
Perawatan Tiga Mingguan atau Bulanan
  1. Bersihkan media filter mekanik
  2. Rendam dan bilas media filter biologi dengan menggunakan air akuarium (Jangan cuci dengan bahan pembersih, direbus/disiram air panas, atau menggunakan bahan kimia lain. Hal ini akan menyebabkan bakteri filtrasi mati sehingga filter biologi menjadi tidak berfungsi, sampai bakteri baru tumbuh kembali di media tersebut)
  3. Apabila anda menggunakan filter under gravel, bebaskan sementara pipa out let dari aerator atau head pump. Bersihkan bagian tersebut.
  4. Melalui pipa out let tersebut masukan pipa siphon dan cobalah menyiphon kotoran (mulm) yang ada dibagian bawah filter under gravel.
  5. Bersihkan batu aerasi
  6. Periksa diafragma dan pompa aertaor
  7. Bersihkan pipa input udara pada aerator
  8. Periksa peralatan penerangan, terutama sambungan kabel, terminal-terminal dll
  9. Singkirkan bagian-bagian tanaman yang mati, dan lakukan pemangkasan apabila diperlukan
  10. Ganti tanaman yang tumbuh tidak subur.


 

Cara Penataan Seting Akuarium Ikan Hias

Mendekorasi ruangan adalah bagian dari mengoptimalkan kinerja. Khususnya ruangan yang penuh dengan kesibukan sehari hari, seperti ruang kerja, ruang keluarga, dll.
Memiliki Akuarium yang berisi ikan hias dapat menyegarkan suasana dan meningkatkan kinerja. pada saat anda mulai jenuh dan penat maka akuarium dapat menjadi suatu solusi, cobalah untuk menatap ikan ikan dan mungkin dengan memberi sedikit makanan.
Hal seperti itu dapat membantu anda dalam mengatasi stress dan jenuh. Setelah melakukan hal itu anda akan merasa jauh lebih segar dari sebelumnya dan memiliki semangat untuk melanjutkan aktifitas.
Akuarium ikan hias tidak harus selalu mahal dan mewah, anda juga dapat membuat nya secara sederhana namun menarik.
Bahan Yang perlu dipersiapkan untuk membuat suatu Akuarium Ikan Hias adalah
1. Akuarium
2. Alat untuk Gelembung Oksigen atau Mesin Aerasi (Aerator)
3. Mesin Filter air
4. Batu
5. Hiasan karang
6. Makanan Ikan
7. Ikan Hias

Akuarium Ikan Hias